Short Story

Hanya dengan sedikitnya Rp 10.000 saja atau berapa pun nominalnya yang kamu inginkan sebagai wujud dukungan finansial kamu untuk kegiatan ini.

Nanti Kita Cerita Tentang Langit Biru: Mendorong Terbukanya Akses Energi

by INISIATIF plus

  • Rp 6.081.916.000

    Funding Goal
  • Rp 10.000.000

    Funds Raised
  • 1157

    Days to go
  • Target Date

    Campaign End Method
Raised Percent :
0.16%
Minimum amount is Rp1000 Maximum amount is Rp1000000000
Rp
Jombang, Mojokerto, Kediri, Nganjuk, Lamongan, Indonesia

INISIATIF plus

2 Campaigns | 0 Loved campaigns

See full bio

Campaign Story

Latar Belakang: Kebutuhan energi dunia terus mengalami peningkatan. Menurut proyeksi Badan Energi Dunia (IEA) hingga 2030 permintaan energi dunia meningkat sebesar 45% atau rata-rata mengalami peningkatan 1,6% per tahun. Sebagian besar sekitar 80% lebih kebutuhan energi dunia tersebut dipasok dari bahan bakar fosil dengan konsumsi masing-masing minyak bumi (36,7%), gas (23,7%) dan batubara (27,2%).

Konsumsi energi berbahan bakar fosil ini di seluruh dunia masih didominasi oleh negara industri besar seperti Amerika, Cina, Rusia dan Jepang yang sebagiannya untuk membangkitkan listrik dengan total mencapai 17.452 Terrawatt-Hour (TwH). Pada sisi yang lain sumber energi terbarukan masih didominasi oleh sumber energi dari air (hydro energy) selebihnya non hydro yang masih terlalu kecil sumber energi yang dihasilkannya. IEA memprediksi besar energi terbarukan non hydro hanya 2,5% dari total konsumsi energi yang ada.

Tantangan di depan adalah pemerintah telah menghentikan berbagai subsidi diantaranya mencabut subsidi bahan bakar (BBM), listrik dan pupuk serta gas. Walaupun untuk dua yang terakhir belum sepenuhnya dilaksanakan, berbagai desakan pencabutan subsidi tersebut sudah lama dan semakin kuat bahkan dari DPR sendiri. Terbaru, pada Juli 2020 ini suara nyaring di publik, subsidi gas melon 3kg juga akan dicabut, namun demikian pemerintah membantahnya.

Dibalik pencabutan subsidi, ini menjadi pemicu masalah utamanya yang berhubungan dengan ekonomi keluarga dimana harga-harga kebutuhan akan merambat naik dengan cepat sementara pendapatan keluarga tetap.

Penerima Manfaat: Sebanyak 200 orang petani peternak, laki-laki dan perempuan.

Dampak Hasil Yang Diharapkan: Terbukanya akses energi terbarukan yang ekonomis, ramah lingkungan dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

Tujuan Khusus: (1) Akses energi terbarukan mampu disediakan dengan membangun unit biogas rumah yang dapat memenuhi kebutuhan dasar energi rumah tangga. (2) Pemanfaatan limbah kotoran hewan maupun rumah tangga bisa menjadi nilai ekonomi dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Indikator: Pada akhir periode; (1.1) 85% pembangunan unit biogas rumah sesuai standar spesifikasi teknik dan berfungsi dengan baik. (1.2)  80% kebutuhan dasar energi rumah tangga (kompor dan penerangan) dipasok menggunakan unit biogas rumah. (2.1) 85% limbah hasil pengolahan biogas rumah direproduksi sebagai pupuk organik yang bisa mereka terapkan pada tanaman pertanian, perkebunan dan media tanam lainnya. (2.2) Ada sedikitnya 5 produk pertanian (jenis tanaman/sayuran) yang diantaranya digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian keluarga. (2.3) 70% pengguna biogas rumah memperoleh penghasilan dari penjualan pupuk organik dan produk pertanian mereka dan mengatur pendapatnya.

Durasi: 36 bulan

Implementasi: Juli 2020

Tajuk: Nanti Kita Cerita Tentang Langit Biru – NKCTLB: Mendorong terbukanya akses energi yang ekonomis untuk peningkatan Keberdaya-tahanan masyarakat sebagai upaya kelestarian lingkungan dan adaptasi perubahan iklim.

  • ID PLANT YI0001 PARDI

    Model reaktor/digester kubah beton (fix dome) ukuran 6 m³ dengan kapasitas pengisian per hari perbandingan kohe sapi 48 kg dan air 48 liter.
    Dsn. Cuwalang RT 005 RW 002 Daditunggal, Ploso, Jombang, Jawa Timur 61453

Name Donate Amount Date
Anonymous Rp 5.000.000 July 16, 2020
Anonymous Rp 5.000.000 July 14, 2020